Search

Selasa, 20 Mei 2014

Racun Pada Rokok


Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.
• Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.
• Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan.
• Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.

EFEK RACUN
Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko (dibanding yang tidak mengisap asap rokok):
• 14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan
• 4x menderita kanker esophagus
• 2x kanker kandung kemih
• 2x serangan jantung
Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi.

Rabu, 14 Mei 2014

Masak Telor Pakai Radiasi Handphone

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa ponsel memiliki radiasi gelombang elektromagnetik yang dipancarkannya ketika sedang aktif. Tetapi apakah radiasi ini membahayakan bagi manusia, banyak yang ragu, menolak atau bahkan membenarkannya.

Berikut ini ada sebuah percobaan di Cina untuk mengetes radiasi ponsel. Saya tidak tahu apakah yang digunakan ponsel dengan teknologi GSM atau CDMA. Tapi mari kita simak percobaan berikut:

Percobaan menggunakan 2 ponsel dan 1 butir telur. Kedua ponsel di aktifkan dengan ponsel -1 melakukan panggilan ke ponsel-2 selama kurang lebih 65 menit. Telur diletakan di antara kedua ponsel dan berikut efek yang terjadi:

15 menit pertama tidak tampak perubahan pada telur
25 menit, telur menjadi hangat
45 menit, telur menjadi panas
65 menit , telur menjadi matang




Kamis, 08 Mei 2014

Kode Bahan Kimia Plastik

KODE TEMPAT MAKANAN/MINUMAN DARI PLASTIK

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A.

Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan.

Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.
Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.